Fakta dan Mitos Sinar Matahari Bagi Kecantikan Kulit

tabir-surya-kecantikanBanyak cara untuk memanjakan kulit anda dengan murah, mudah, dan nyaman. Selain berenang di kolam ataupun di laut, berjemur di pantai adalah kegiatan yang dapat dijadikan pilihan saat anda menginginkan kulit yang menawan. Tentu saja anda haruslah berada di pantai saat liburan bukan?

Meskipun dengan sinar matahari yang cukup anda dapat mengimpikan memiliki kulit yang benar-benar eksotis, sinar matahari dapat merangsang kanker kulit. Anda harus waspada untuk efek dari sinar matahari ini loh. Jadi, kali ini kita akan membahas beberapa fakta dan mitos tentang sinar matahari dan kulit anda

  1. Mitos: Bila anda sering berjemur di bawah sinar matahari, maka asupan vitamin D untuk kulit anda akan tercukupi.

Bahkan, matahari dapat memberikan cukup vitamin D bagi kita. Oleh karena itu, disarankan agar anak-anak dikeringkan paparan sinar matahari. Namun, perlu diketahui kapan dan berapa lama waktu untuk berjemur.

Fakta: Menurut penyelidikan dari 2-10 menit per hari adalah Watu tepat untuk menikmati matahari.

  1. Mitos: Berjemur di tempat tidur penyamakan tabung (UV) lebih aman.

Para peneliti mengatakan bahwa jumlah radiasi UV dalam tabung yang sama kadang-kadang bahkan lebih tinggi dari radiasi sinar matahari alami. Sinar matahari alami mengandung kedua sinar UVA dan UVB. Tabung UV dan menuntut lebih aman karena hanya menghasilan UVB.

Fakta: dua jenis sinar matahari dapat mempengaruhi melanoma (kanker kulit).

  1. Mitos: Dalam air yang aman dari matahari.

Air tidak dapat melindungi terhadap sengatan matahari. Pantulan cahaya di air sebenarnya meningkatkan paparan sinar matahari pada kulit. Bahkan ketika Anda berenang di sore atau malam hari, matahari masih mengancam bahaya karena efek sinar matahari masih tersimpan di dalam air.

Fakta: Air adalah media yang dapat menyimpan bahaya matahari.

  1. Mitos: Menggunakan SPF adalah perlindungan yang memadai.

SPF hanya dapat melindungi terhadap sinar UVB, sementara Anda tinggal di daerah tropis juga membutuhkan perlindungan terhadap sinar UVA.

Fakta: Hal ini diperlukan untuk mencapai perlindungan spektrum yang luas penuh terhadap sinar UVA dan UVB. Untuk wilayah tropis kulit, kita perlu SPF hanya 15-20.

  1. Mitos: Kulit gelap bebas dari sinar matahari.

Orang berkulit gelap memiliki perlindungan dalam bentuk melanin (pigmen yang memberikan warna pada butir kulit) YNG banyak, tapi itu tidak berarti mereka bebas dari matahari.

Fakta: Setiap jenis kulit membutuhkan perlindungan dari matahari! Hal ini karena semua jenis kulit yang berpotensi kanker.

  1. Mitos: Penggunaan tabir surya dapat melindungi kulit sepanjang hari.

Menerapkan tabir surya hanya sekali tidak bisa melindungi kulit Anda dari sinar matahari sepanjang hari.

Fakta: Sunscreen diterapkan setidaknya 2 jam dan lebih sering terlibat dalam kegiatan berkeringat dan berenang.

Nah sebenarnya masih banyak lagi fakta dan mitos tentang sinar ultraviolet dan efeknya bagi kulit kita. Namun hanya dengan 6 fakta dan mitos di atas, anda sudah mendapat pengetahuan baru bukan? Setelah bertemu fakta sinar matahari dan mitos tetangga, Anda harus lebih peduli tentang melindungi kulit mereka. Semoga artikel kesehatan ini bermanfaat!